Jumat, 23 Oktober 2015

Apa Pengertian Adil? dalam pendidikan Agama Islam

Filled under:



  • Secara Bahasa    : sama berat, tidak berat sebelah, atau tidak memihak.
  • Secara istilah      : sikap menempatkan sesuatu pada tempatnya.
  • Dalam Al-Qur’an : seimbang, benar, tebusan, atau memberikan segala sesuatu
                                 kepada yang berhak. 
    Contohnya pengertian adil yang dijelaskan dalam firman Allahsebagai berikut. Artinya:
    Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu . . . . (Q.S. an-Nisa - ’ [4]: 135)
    Pengertian adil ini berbeda dengan yang dijelaskan dalam ayat yang artinya,
    ”Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan bukti-bukti yang nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil . . . .” (Q.S. al-H.adi - d [57]: 25).
  •  dalam bahasa Arab :  berasal dari dua istilah, yaitu al-‘adl dan al-‘idl.
     Jika al-‘adl merupakan keadilan yang ukurannya didasarkan pada kalbu ataupun rasio, al-‘idl merupakan keadilan yang dapat diukur dengan fisik ataupun pancaindra, seperti timbangan maupun hitungan.

    Dengan demikian, keadilan tidak hanya diukur dengan besarnya bagian materi yang sama rata, tetapi sesuatu yang bersifat abstrak yang hanya dirasakan dengan kelapangan hati dan pikiran. (Ensiklopedi Islam untuk Pelajar 1. 2001, halaman 18)

Posted By Unknown19.38

Bagaimana Berlaku Adil dalam Bidang Hukum? sesuai ajaran agama islam

Filled under:


 


Adil dalam bidang hukum contohnya :
  1. tidak boleh memberi kesaksian, kecuali dengan sesuatu yang diketahui. Ia tidak boleh menambah, mengurangi, mengubah, atau mengganti kesaksiannya.
  2. tidak boleh pandang bulu. Adil di depan hukum berlaku kepada siapa pun, baik yang kaya, miskin, berpendidikan, petani, pedagang, aparat pemerintah, dan semua orang.
  3. Tidak adil kepada orang-orang lemah hukumnya berdosa. Rasulullah saw. pernah menyampaikan wasiat kepada Mu’a - z yang artinya,
    ”Hati-hatilah terhadap doa orang yang dianiaya karena tidak ada hijab (halangan) antara doa itu dengan Allah.” (H.R. Muttafaqu ’Alaih)

    Meskipun tampaknya orang yang lemah tidak akan melawan jika kita sikapi tidak adil, tetapi doa orang tersebut makbul.
  4. Tegas. Dalam upaya menegakkan keadilan di depan hukum, kita bisa mengambil teladan dari Rasulullah saw. Beliau pernah bersumpah di hadapan umatnya sebagaimana diceritakan Usamah kepada Aisyah r.a. dalam hadis yang berbunyi sebagai berikut. Artinya:
    ”Jika sekiranya Fatimah binti Muhammad saw. telah terbukti mencuri maka aku sendiri yang akan memotong tangannya.”
    Demikian, ketegasan yang pernah diungkapkan oleh Rasulullah dalam menegakkan keadilan di bidang hukum.

Posted By Unknown19.18

Song Lyrics : Sambalado - Ayu Ting Ting (English Version)

Filled under:


sambala sambala bala sambalado
sambala sambala bala sambalado
feels
spicy, feels hot
terasa pedas, terasa panas
sambala sambala bala sambalado
sambala sambala bala sambalado
mouth vibrating, tongue shaking
mulut bergetar, lidah bergoyang

Your love like the sambalado ah ah
cintamu seperti sambalado ah ah
it feels just on the lip ah ah
 
rasanya cuma di mulut saja ah ah
Your promise like the sambalado ah ah
 
janjimu seperti sambalado ah ah
deliciousness only on the tongue
enaknya cuma di lidah saja hoo ooo

pinch lightly the sambalado alamak oee
colak colek sambalado alamak oeepinch a little bit  just a  little bit, but it feels ravishingly
dicolek sedikit cuma sedikit, tetapi menggigit
in the end
of it make the hurt break hu hu hu uuuu
ujung-ujungnya bikin sakit hati,hu hu hu uuuu
in the end of it hurt break
ujung-ujungnya sakit hati

in the inside of your tongue
di dalam lidahmu itu
containing hot embers that can burning heart
mengandung
bara api yang membakar hati 
in the inside of your tongue
di dalam lidahmu itucontaining  a poison rats that can virulent it
mengandung racun tikus yang mematikannya

 in time of you want something, when you want something
di saat ada maunya, lagi ada maunya 
Everything is alright
baik-baik sajaafter that taste it was gone, the love is also was gone
setelah hilang rasanya, hilang pula cintanyaand just forget it
dan melupakannya
sambalado eh eh sambalado eh eh
sambalado eh eh sambalado eh eh
that is sambalado, your love is sambalado
itu sambalado, cintamu sambalado

in the inside of your tongue
di dalam lidahmu itu
containing hot embers that can burning heart
mengandung
bara api yang membakar hati 
in the inside of your tongue
di dalam lidahmu itucontaining  a poison rats that can virulent it
mengandung racun tikus yang mematikannya

 in time of you want something, when you want something
di saat ada maunya, lagi ada maunya 
Everything is alright
baik-baik sajaafter that taste it was gone, the love is also was gone
setelah hilang rasanya, hilang pula cintanyaand just forget it
dan melupakannya
sambalado eh eh sambalado eh eh
sambalado eh eh sambalado eh eh
that is sambalado, your love is sambalado
itu sambalado, cintamu sambalado


sambala sambala bala sambalado
sambala sambala bala sambalado
feels
spicy, feels hot
terasa pedas, terasa panas
sambala sambala bala sambalado
sambala sambala bala sambalado
mouth vibrating, tongue shaking
mulut bergetar, lidah bergoyang

Your love  like the sambalado ah ah
cintamu seperti sambalado ah ah
it feels just on the lip ah ah
 
rasanya cuma di mulut saja ah ah
Your promise like the sambalado
 
janjimu seperti sambalado ah ah
deliciousness only on the tongue
enaknya cuma di lidah saja hoo ooo


pinch lightly the sambalado alamak oee
colak colek sambalado alamak oeepinch a little bit just a  little bit, but it feels ravishingly
dicolek sedikit cuma sedikit, tetapi menggigit
in the end
of it just make the hurt break hu hu hu uuuu
ujung-ujungnya bikin sakit hati,hu hu hu uuuu
in the end of it just hurt break
ujung-ujungnya sakit hati

Posted By Unknown18.30

Sabtu, 17 Oktober 2015

Contoh Resensi Nonfiksi

Filled under:


RESENSI BUKU

 

Judul                 : Lembaga Bahasa dan kesusastraan Bahasa dan Kesusastraan Indonesia
Penerbit            : Gunung Agung, Jakarta,
Tahun                : 1967
Jumlah halaman : 289 hal.
 

Buku ini merupakan rekaman pembicaraan Simposium Bahasa dan Kesusastraan Indonesia tanggal 25-28 Oktober 1966, yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahasa dan Kesusastraan beserta Fakakultas Sastra UI, IKIP dan KASI Jaya.
 

Pertama disajikan susunan panitia simposium, kata pendahuluan dari panitia, sambutan dari wakil Malaysa, dari Rektor UI, dari Menteri Kesejahteraan dan dari Menteri Hankam.
Lalu, mulailah di sini memasuki soal-soal simposiumnya sendiri. 


Bagian pertama, yang berkisar pada ilmu bahasa, setelah diberi pengantar, mengemukakan prasaran suatu reorientasi dalam Tata bahasa Indonesia oleh Anton M. Moeliono, Penyempurnaan Ejaan Bahasa Indonesia oleh Djoko Kentjono, Pembentukan istilah ilmiah dalam B. Indonesia oleh H. Kridalaksana. Akhirnya pembicaraan diikuti pembahasan, jawaban, kesimpulan-kesimpulannya.
 

Bagian kedua, menelaah soal-soal yang masuk bidang IlmuKesusastraan. Setelah pengantar, diajukan prasaran mengenai penelitian Cerita Rekaan oleh M. Saad, Penelitian Puisi oleh M.S. Hutagalung, Penelitian Struktural Drama oleh S. Effendi. Akhirnya, diikuti pembahasan, jawaban, kesimpulan-kesimpulannya.
 

Bagian ketiga, Pengajaran Bahasa dan Kesusastraan. Sesudah diberi pengantar, prasarannya mulai dengan pembicaraan mengenai Rencana Pelajaran Bahasa Indonesia oleh M. Hutauruk, lalu tentang Pengajaran Bahasa Indonesia oleh I.R. Pujawiyatna, dan pengajaran Kesusastraan Indonesia oleh Brahim. Akhirnya diikuti pembahasan dengan jawabannya serta kesimpulan untuk bagian ini.

Buku ini ditutup dengan kesimpulan umum, kata penutup ketua panitia simposium dan perkenalan riwayat hidup para pemrasaran. Membaca cara pendekatan serta pendapat-pendapat yang termuat dalam buku ini, orang tentu tidak dipaksa untuk setuju dan tidak setuju, ataupun untuk setuju sebagian dan tidak setuju, dengan bagian yang lain, tetapi untuk setiap sikap haruslah mempunyai alasan-alasan dan berkewajiban mengemukakan pendapatnya.
 

Buku ini bernilai sejarah kebahasaan dan kesusastraan, bernilai sebagai studi para mahasiswa, sebagai pembanding bagi penyelidik bahasa dan sastra, sebagai titik tolak perkembangan bahasa dan sastra Indonesia, apabila belum dapat dikatakan penentu arahnya.
 

(Komposisi, 2001:280-281)

Posted By Unknown08.18

Contoh Laporan Diskusi 1

Filled under:


  1. Topik Diskusi           : Menata Generasi Muda agar Taat Hukum di Wilayah Kecamatan
                                     Wirobrajan
  2. Tempat                   : Balai Latihan Kerja Kecamatan Wirobrajan
  3. Waktu                     : Sabtu, 15 Februari 2008 Pukul 09.00-14.00 WIB
  4. Pembicara               : Drs. H. Djoko Susanto (pakar hukum)
  5. Moderator               : Drs. Handoyo Hartanto (staf Balai Pelatihan)
  6. Jumlah Peserta        : 90 orang terdiri dari beberapa unsur masyarakat, camat, LSM,
                                     tamu undangan.
  7. Pelaksanaan Diskusi :
    a. Diskusi dimulai dengan laporan yang dibacakan oleh ketua panitia tentang
        maksud, tujuan,  sasaran yang ingin dicapai diselenggarakannya diskusi ini.
    b. Kegiatan Inti
        1) Pembukaan             : Diskusi dipandu oleh moderator (Drs. Handoyo Hartanto).
                                            Moderator menyampaikan topik yang dibahas yaitu
                                            Menata Generasi Muda agar Taat Hukum di Wilayah
                                            Wirobrajan. Kemudian pemaparannya disampaikan oleh
                                            Drs. Djoko Susanto, selaku pakar hukum
        2) Pemaparan Makalah: Uraian disampaikan bahwa dalam pelaksanaan penataan
                                            generasi muda agar taat terhadap hukum sangat
                                            membutuhkan kerja sama antara instansi terkait dengan
                                            warga masyarakat di wilayah Wirobrajan. Tujuannya
                                            meningkatkan kesadaran akan hukum, menambah
                                            keamanan dan kenyamanan bermasyarakat.
        3) Tanya Jawab           : Dalam kesempatan tersebut, moderator membuka empat
                                            termin untuk acara tanya jawab peserta dengan
                                            penyaji/pemakalah. Diskusi semakin meriah setelah tanya
                                            jawab itu dimulai.

    c. Penutup. Sebelum diskusi selesai/ditutup, moderator menyampaikan simpulan
        hasil diskusi tersebut, yaitu bahwa pelaksanaan menata generasi muda untuk
        sadar hukum di wilayah  Wirobrajan akan berjalan dengan lancar bilamana adanya
        partisipasi warga dan instansi terkait serta kesadaran generasi muda itu sendiri.
  8. Penutup: Acara diskusi ditutup dengan ucapan salam dari moderator, dan menyampaikan permohonan maaf atas pelaksanaan diskusi bila tidak berkenan dalam penyelenggaraannya, serta ucapan terima kasih atas kedatangan peserta dan tamu undangan.
                                                                                          Yogyakarta, 15 Februari 2008
                                                                                          Penyusun Laporan,
           


                                                                                          Diah Indraswara

Posted By Unknown07.16

Contoh puisi baru 1

Filled under:


Nyanyian Ladang
(Subagio Sastrowardojo)
 

Kau akan cukup punya istirah
Di hari siang. Setelah selesai mengerjakan sawah
Pak tani, jangan menangis
 

Kau akan cukup punya sandang
Buat menikah.setelah selesai melunasi hutang
Pak tani, jangan menagis
 

Kau akan cukup punya pangan
Buat si Ujang. Setelah selesai pergi kondangan
Pak tani jangan menangis
 

Kau akan cukup punya ladang
Buat bersawah. Setelah selesai mendirikam kandang
Pak tani jangan menangis
 

(Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, Dan Penerapannya, 2007:151)

Posted By Unknown06.55

Jumat, 16 Oktober 2015

Apa itu Proposal? Bagaimana menyusun Proposal? Bagaimana Mempresentasikan Proposal?

Filled under:



Apa itu Proposal?
Pada setiap kegiatan yang akan diselenggarakan disusunlah program kegiatannya (proposal) terlebih dahulu. Proposal merupakan saran atau permintaan kepada seseorang atau badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.

Berikut ini gua kasih contoh proposal. Coba loe perhatikan baik-baik!
1. Contoh Proposal kerja bakti
2. Contoh Proposal bakti social 

Bagaimana Menyusun Proposal?
Proposal biasanya disusun dengan pola seperti di atas dan memuat unsur unsur berikut:
  1. judul disesuaikan dengan tema kegiatan 
  2. latar belakang/landasan pemikiran berisi uraian yang melatarbelakangi kegiatan
  3. jenis kegiatan merupakan bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan
  4. tujuan adalah sasaran yang ingin dicapai 
  5. waktu dan tempat dilaksanakan kegiatan.  
  6. Dapat pula disertai dana/perincian biaya, dan lainnya, sesuai dengan tujuan kegiatan tersebut.


Bagaimana mempresentasikan proposal tersebut? 
  1. Pahamilah terlebih dahulu seluruh isi proposal dengan baik 
  2. Kemukakanlah rencana kegiatan secara urut dan rinci.
  3. Bila teman Anda ada yang tidak memahami, Anda boleh mengulanginya.
  4. Gunakanlah kalimat yang jelas dan tidak selalu membaca, namun, Anda dapat menambahkan informasi lain yang masih berhubungan. 
  5. Berikanlah kesempatan kepada teman Anda untuk bertanya.

 

Posted By Unknown21.15